Apa itu Sirup Jagung Tinggi Fruktosa (High Fructose Corn Syrup/HFCS)?

Sirup jagung tinggi fruktosa (High Fructose Corn Syrup/HFCS) adalah sirup yang terbuat dari pati jagung yang telah diberi enzim untuk mengubah glukosa menjadi fruktosa.1–4 Glukosa dan fruktosa merupakan bentuk karbohidrat paling sederhana (gula). Perbedaan keduanya adalah pada struktur kimianya. Dari segi rasa, fruktosa juga lebih manis dan lebih larut dibandingkan glukosa.5

Sebenarnya, saat molekul pati jagung dipecah menjadi sederhana dan dihasilkan sirup jagung, secara alami kandungan gulanya adalah 100% glukosa.3 Sementara itu, jika sirup jagung sudah diolah menjadi HFCS, kandungan fruktosanya umumnya menjadi 42% atau 55% dan sisanya adalah glukosa maupun gula lainnya.2,4

Sumber gambar: Freepik

Bagaimana High Fructose Corn Syrup (HFCS) dibuat?

HFCS dibuat dari jagung melalui berbagai tahapan, yaitu 6,7:

  1. Butiran jagung direndam untuk melunakkan lapisan luar jagung yang bertekstur keras.
  2. Kemudian jagung digiling dan terjadi pemisahan antara pati jagung, lapisan luar jagung, protein jagung, dan minyak jagung.
  3. Pati jagung mengandung amilosa dan amilopektin. Pati tersebut diolah menggunakan panas, soda dan/atau asam klorida, dan enzim agar pecah menjadi glukosa dan fruktosa.

Enzim yang digunakan untuk membuat HFCS adalah enzim isomerase glukosa tidak larut air (insoluble glucose isomerase enzyme) yang didapatkan dari beberapa spesies mikroorganisme yang tidak menyebabkan penyakit, diantaranya:

  • Streptomyces rubiginosus
  • Actinoplanes missouriensis
  • Streptomyces olivaceus
  • Streptomyces olivochromogenes
  • Bacillus coagulans
  • Hasil dari proses sebelumnya adalah 90% fruktosa dan 10% glukosa (HFCS 90). HFCS 90 dicampur dengan sirup glukosa untuk menghasilkan HFCS 55 dan HFCS 42.

Makanan dan minuman apa yang mengandung High Fructose Corn Syrup (HFCS)?

High Fructose Corn Syrup (HFCS) memiliki harga yang lebih murah dan lebih mudah digunakan (karena lebih larut) dalam industri makanan dan minuman dibandingkan gula biasa.8 HFCS juga dapat membantu menjaga kesegaran makanan, menurunkan titik beku, menjaga kelembapan beberapa jenis makanan, meningkatkan rasa buah dan bumbu rempah, mendukung pencoklatan permukaan makanan, dan dapat mendukung terjadinya fermentasi.2

Maka dari itu, tidak mengherankan jika HFCS dapat terkandung dalam berbagai makanan dan minuman kemasan, diantaranya:

  • Permen
  • Makanan manis kemasan
  • Roti
  • Biskuit atau kraker
  • Makanan yang dipanggang (baked goods)
  • Makanan cepat saji (fast-food)
  • Sereal sarapan
  • Saus tomat maupun saus dan kondimen lainnya
  • Selai buah
  • Selai kacang
  • Buah kalengan
  • Yoghurt
  • Es krim
  • Jus kemasan
  • Minuman bersoda
  • Minuman manis kemasan

HFCS yang paling umum digunakan adalah HFCS 42 atau 55 (mengandung fruktosa 42% atau 55%. HFCS 42 memiliki rasa manis sedang dan tidak menutupi rasa alami makanan, sehingga sering digunakan dalam makanan olahan, buah kalengan, saus, sup, kondimen, sereal, makanan yang dipanggang, yoghurt, es krim, dan beberapa minuman. HFCS 55 lebih manis dari sukrosa (jenis gula biasa/ gula meja), sehingga sering digunakan sebagai pemanis softdrink, jus, atau minuman berkarbonasi.3,7

Untuk tahu apakah makanan atau minuman yang akan kamu beli mengandung HFCS, baca label komposisi pada kemasan makanan atau minuman. Cari apakah ada tertulis HFCS, Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, atau High Fructose Corn Syrup.

Pada intinya, High Fructose Corn Syrup (HFCS) adalah sirup yang terbuat dari pati jagung dan memiliki kandungan fruktosa lebih tinggi dibandingkan sirup jagung biasa. Berbagai makanan dan minuman di sekitar kita menggunakan HFCS. Namun, konsumsi HFCS perlu dibatasi karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Apa saja dampaknya? Baca di artikel Dampak Buruk Sirup Jagung Tinggi Fruktosa (High Fructose Corn Syrup/HFCS) Bagi Tubuh!

Editor: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, SKM, MKM

Dietela Quiz

Referensi

  1. Whitney E, Rolfes SR. Understanding Nutrition. 16th ed. Boston: Cengage Learning, Inc., 2022.
  2. Marcus JB. Culinary Nutrition: The Science and Practice of Healthy Cooking. London: Elsevier Inc., 2013.
  3. Food and Drug Administration. High Fructose Corn Syrup Questions and Answers, https://www.fda.gov/food/food-additives-petitions/high-fructose-corn-syrup-questions-and-answers (2018, accessed 20 October 2023).
  4. Code of Federal Regulations. eCFR :: 21 CFR 184.1866 — High fructose corn syrup, https://www.ecfr.gov/current/title-21/chapter-I/subchapter-B/part-184/subpart-B/section-184.1866 (2023, accessed 20 October 2023).
  5. Hallfrisch J. Metabolic effects of dietary fructose. FASEB J 1990; 4: 2652–2660.
  6. Code of Federal Regulations. eCFR :: 21 CFR 184.1372 — Insoluble glucose isomerase enzyme preparations, https://www.ecfr.gov/current/title-21/chapter-I/subchapter-B/part-184/subpart-B/section-184.1372 (2023, accessed 20 October 2023).
  7. Parker K, Salas M, Nwosu VC. High fructose corn syrup: Production, uses and public health concerns. Biotechnol Mol Biol Rev 2010; 5: 71–78.
  8. Center for Science in the Public Interest. High-fructose corn syrup, https://www.cspinet.org/article/high-fructose-corn-syrup (accessed 20 October 2023).