6 Manfaat Lemon Untuk Diet Dan Kesehatan yang Wajib Diketahui

Lemon merupakan salah satu sumber vitamin C yang sudah banyak dikenal oleh berbagai kalangan. Biasanya air lemon dikonsumsi di pagi hari dan dipercaya bermanfaat untuk kesehatan mulai dari menurunkan berat badan, kesehatan kulit hingga pencernaan.

Sumber gambar: Freepik

Mengonsumsi lemon kerap dijadikan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Banyak orang percaya bahwa cara ini efektif dilakukan, namun apakah cara ini efektif dan aman digunakan?

Kandungan Gizi Lemon

Rasa khas pada lemon cocok untuk dijadikan sebagai bahan tambahan dalam makanan maupun minuman. Rasa asam pada lemon timbul akibat  kandungan sitrat didalamnya. Asam sitrat adalah senyawa khas yang memberikan rasa asam biasanya terdapat pada buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk nipis (1). Tanpa adanya penambahan gula, sirup ataupun madu, Lemon memiliki kandungan kalori yang rendah serta sangat sedikit lemak dan protein. Kandungan gizi pada lemon dalam 1/2 cup atau 100 gram yaitu : (2)

  • Energi: 29 kkal
  • Air: 29%
  • Protein 1,1 gram
  • Lemak: 0,3 gram
  • Karbohidrat 9,3 gram
  • Gula: 2,5 gram
  • Serat: 2,8 gram

Lemon juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan karena mengandung beragam nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, kalium, vitamin A, B6, dan C, fosfor, magnesium, zinc dan antioksidan (hesperidin, flavonoid, diosmin dan eriociterin) yang baik untuk kesehatan. (2,3)

Manfaat Lemon Untuk Kesehatan

1. Sumber Vitamin C

Lemon kaya akan vitamin C yang merupakan  antioksidan utama pelindung tubuh dari radikal bebas. Antioksidan adalah senyawa yang melindungi sel tubuh dari kerusakan sehingga dapat mengurangi risiko masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas dan kanker. Kandungan vitamin C pada lemon juga dapat membantu tubuh mensintesis kolagen, penyerapan zat besi, dan memproduksi hormon. Di samping vitamin C, lemon juga mengandung sejumlah fitokimia yang juga berfungsi sebagai antioksidan diantaranya Flavonoid, Hesperidin dan Dosimin. Flavonoid dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, sebagai sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka dan membantu tubuh dalam penyerapan zat besi. Hesperidin dapat menjaga kesehatan pembuluh darah dengan cara mencegah terjadinya penumpukan plak didalam pembuluh arteri sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya aterosklerosis. Dosimin baik untuk mengurangi peradangan pada pembuluh darah. (4,5,6) Kekurangn vitamin C dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti kulit, mulut dan mata kering, kelelahan, insomnia, rentan pada penyakit infeksi.

2. Hidrasi Tubuh

Air lemon juga dapat dijadikan sebagai alternatif untuk memenuhi  asupan cairan pada seseorang yang kurang suka mengonsumsi air putih karena dapat menambah cita rasa pada cairan yang dikonsumsi. Kebutuhan harian asupan cairan minimal 2L per hari harus dipenuhi oleh setiap orang untuk mencegah terjadinya dehidrasi (kondisi tubuh kehilangan cairan lebih banyak dibandingkan dengan cairan yang dikonsumsi). Dengan menambahkan lemon pada air dapat membantu seseorang untuk memenuhi kebutuhan cairan lebih banyak lagi tanpa tambahan kalori. penelitian oleh Popkin et al (2011) dan Thornton et al (2016) menunjukkan bahwa minum cukup air berpotensi membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Hidrasi tubuh yang baik dapat meningkatkan fungsi mitokondria (Sejenis organel didalam sel) yang membantu menghasilkan energi tubuh yang menyebabkan terjadinya peningkatan metabolisme. Selain itu air juga dapat meningkatkan metabolisme dengan menginduksi thermogenenis atau  suatu proses metabolisme di mana kalori dibakar untuk menghasilkan panas. (7,8) Kurangnya asupan cairan harian dapat menyebabkan terjadinya brain fog (kesulitan dalam berkonsentrasi atau berpikir), perubahan suasana hati, sembelit serta batu ginjal. (9)

3. Baik untuk pencernaan

Daging buah lemon memiliki kandungan pektin yang baik untuk pencernaan. Pektin merupakan salah satu jenis serat larut air yang baik untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan seperti konstipasi atau kondisi sulit buang air besar (BAB).(10) Kandungan serat pada lemon juga dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat dan kenaikan gula darah secara drastis, sehingga menjadikan lemon baik dikonsumsi oleh pendrita diabetes untuk mengontrol gula darah. Namun, jika dikonsumsi dalam bentuk jus lemon maka akan kehilangan manfaat dari kandungan serat karena serat ditemukan pada daging buah  lemon.

4. Kesehatan jantung

Di dalam satu buah lemon  terkandung sekitar 50 mg Vitamin C, lebih dari setengah jumlah Vitamin C yang dibutuhkan dalam diet harian. Pemenuhan asupan vitamin C  dapat mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung. Kandungan serat yang cukup tinggi pada lemon dapat mengurangi faktor risiko terjadinya penyakit jantung dengan menurunkan kadar LDL dan kolesterol jahat, karena jika terjadi kelebihan kolesterol dapat menyebabkan terjadinya ateroskerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah). (2,6)

5. Kesehatan kulit

Lemon memiliki manfaat untuk kesehatan kulit seperti menjaga kelembapan kulit, mengurangi keriput dan garis harus yang merupakan tanda-tanda penuaan dini serta membuat kulit terlihat lebih sehat dan segar. Kandungan vitamin C pada lemon meningkatkan produksi kolagen, yaitu protein yang berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kesehatan kulit. Produksi kolagen didalam tubuh harus tetap terjaga dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kolagen salah satunya makanan sumber vitamin C. (5)

6. Menjaga Berat badan

Jika air lemon masih mengandung banyak bulir lemon, maka air lemon masih mengandung serat. Seperti kita ketahui, serat dapat mebuat kita merasa kenyang lebih lama. Selain itu, setelah meminum air lemon, lambung kita akan terisi oleh cairan air lemon dan bisa jadi kita merasa kembung, rasa kembung terkadang diartikan oleh tubuh kita sebagai rasa kenyang. Ketika tubuh sudah merasa kenyang membuat kita tidak ingin menambah asupan apapun baik makanan maupun minuman dan hal inilah yang menyebabkan terjadinya penuruanan barat badan. Walaupun mengonsumsi air lemon tetap dibutuhkan berolahraga dengan rutin dan mengurangi asupan makanan tinggi kalori, gula, lemak dan garam. (12)

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Air Lemon?

Mengonsumsi air lemon di pagi hari saat perut kosong di percaya adalah waktu yang tepat. Sebanarnya tidak ada acuan waktu terbaik untuk mengonsumsi air lemon. Dengan mengonsumsi air lemon di pagi hari akan memberikan dampak positif bagi tubuh yaitu mendapatkan asupan sumber vitamin C, namun mengonsumsi air putih saat bangun tidur juga terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu dapat membantu rehidrasi tubuh. Air lemon dapat dikonsumsi pada saat pagi, siang dan malam sesuai dengan kenyamanan dan kondisi setiap orang sekalipun jika ingin mengonsusmi pada saat perut kosong, namun harus tetap dalam kondisi sehat dan tidak memiliki masalah dengan asam lambung seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), gastritis dan tukak lambung. Rasa asam pada lemon dapat memicu mual, muntah, perih pada ulu hati dan kembung. Jika ingin mengonsumsi air lemon tetapi memiliki masalah asam lambung maka disarankan dikonsumsi setelah makan untuk menghindari efek sampingnya.

Diet lemon bukan cara utama yang dianjurkan dalam penurunan berat badan. Sering kali dalam penerapannya dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan seperti kurangnya zat gizi  tubuh dan gangguan kesehatan seperti lemas, pusing hingga malnutrisi jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Penyalahgunaan lemon sebagai cara untuk menurunkan berat badan malah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut bagi seseorang dengan kondisi GERD atau asam lambung karena kandungan sitrat di dalamnya. Cara paling aman dan benar dalam penurunan berat badan adalah menerapkan pola hidup sehat baik dalam pengaturan makan, aktivitas fisik serta istirahat yang cukup. Dalam prosesnya pun tidak instan dan dilakukan secara bertahap. Anjuran penurunan berat yang dianjurkan 0,5 – 1 kg dalam seminggu dan jika lebih dari itu dapat berpotensi terjadinya dehidrasi, gangguan elektrolit, gangguan metabolisme, nyeri otot. Mengkonsumsi lemon dapat digunakan sebagai cara pendukung dalam menjalankan program diet, namun bukan sebagai cara yang utama. Pada kondisi seseorang yang memiliki kondisi lambung yang sangat sensitif maka disarankan tidak dikonsumsi dalam keadaaan perut kosong atau menjelang waktu tidur, karena dapat membuat asam lambung mudah naik dan menimbulkan rasa nyeri dan tidak enak pada perut. Yuk konsultasikan kepada Ahli Gizi untuk mengetahui cara diet yang tepat dan pengaturan konsumsi lemon sehari-hari.

Editor: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, SKM, MKM

Dietela Quiz

Referensi :

  1. Cindaramaya, et al. 2019. Pengaruh Penggunaan Asam Alami Terhadap Karakteristik Sensori Dan Fisikokimia Fruit Leather Labu Kuning. e-ISSN: 2541-4593.
  2. Bjarnadottir, A. Healthline (2019). Lemons 101: Nutrition Facts and Health Benefits. (Diakses 8 Februari 2023)
  3. KidsHealth, Nemours. (2018). For Parents. Is it Possible to Lose Weight without Exercising?
  4. Taher, et al. (2020). Citrus Flavonoids in Preventing Cardiovascular Diseases. Plant-derived Bioactives, doi: 10.1007/978-981-15-2361-8_22
  5. Dogra, S & Dhasmana, A. (2019). Bio-Remedies to Cure Premature Aging and for Healthy Skin. International Journal of Research and Analytical Review, 6(2), pp. 622-627
  6. Mahmoud, et al. (2019). Beneficial Effects of Citrus Flavonoids on Cardiovascular and Metabolic Helath. Oxidative Medicine and Cellular Longevity, doi: 10.1155/2019/5484138
  7. Popkin, Barry M, et al. (2011). Water, Hydration and Health. 68(8): 439–458, doi: 10.1111/j.1753-4887.2010.00304.x
  8. Thornton, Simon, N. (2016). Increased Hydration Can Be Assocoated with Weight Loss. Frontiers in Nutrition, doi: 10.3389/fnut.2016.00018
  9. Rachel. Healthline (2017). Does Lemon Water Help You Lose Weight? (Diakses : 8 Februari 2023)
  10. Slavin, Joanne. (2013). Fiber and Probiotics: Mechanism and Health Benefits. Nutrients, 5, 1417-1435; doi:10.3390/nu5041417.
  11. Pullar, J.M., Carr, A.C., & Vissers, M.C. (2017). The Roles of Vitamin C in Skin Health. Nutrients, 9(8),pp. 866, doi: 10.3390/nu9080866
  12. West, Helen. Healthine (2019). 6 Evidence-Based Health Benefits of Lemons. (Diakses 8 Februari 2023)