Yuk, Kenali Manfaat Kolagen Untuk Kesehatan!

Kolagen dikenal dengan kandungan yang baik untuk kesehatan kulit hingga mencegah penuaan dini. Hingga saat ini, treatment dengan kolagen masih menjadi salah satu alternatif yang dicari untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, sebetulnya kolagen tidak hanya berkaitan dengan kesehatan kulit. Kolagen memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti untuk keshatan jantung, nyeri sendi serta kesehatan kulit lainnya.

Sumber Gambar: Freepik

Apa itu kolagen?

Kolagen merupakan protein alami tubuh yang banyak ditemukan di tulang, otot, legimen hingga tendon.1 Kolagen kunci dari  matriks ekstra seluluer, molekul jaringan yang menyatukan seluruh jaringan tubuh.2 Kolagen dapat memberikan kekuatan serta elastisitas pada kulit. Namun, seiring dengan bertambahnya usia jumlahnya akan menurun dan serat kolagen menjadi lebih tipis. Hal ini berkontribusi pada terjadinya penuaan kulit.3 Jumlah kolagen dalam tubuh sebaiknya tetap terjaga agar tubuh tetap merasakan manfaatnya. Kita dapat mengonsumsi jenis makanan tertentu hingga suplemntasi untuk menjaga jumlah kolagen didalam tubuh

 

Manfaat Kolagen Bagi Kesehatan

1. Mencegah penuaan dini

Kolagen salah satu protein yang banyak didalam tubuh yang dapat membantu menjaga struktur, stabilitas serta kekuatan lapisan kulit. Beberapa penelitian menunjukkan respon positif antioksidan dan kolagen terhadap munculnya wrinkled atau keriput pada kulit dengan cara terjadinya peningkatan fibrolbas dan matriks metalloproteinase (MMPs). Peningkatan fibroblas pada lapisan kulit menghasilkan protein matriks ekstraseluler dengan jumlah besar yang berpengaruh pada kesehatan kulit dan memperlambat penuaan kulit. Sehingga tidak perlu diragukan lagi manfaat kolagen bagi kulit.4

2. Meningkatkan massa otot

Kolagen juga menjadi komponen utama pada perkembangan jaringan otot, dengan meningkatkan asupan kolagen dapat meningkatkan masaa otot. Pada sebuah penelitian menunjukkan jika suplementasi kolagen dapat membantu meningkatkan kepadatan massa tulang dan memperlambat terjadinya osteoporosis. Osteoporosis terjadi karena adanya perubahan struktur tulang, hilangnya kepadatan mineral tulang dan massa tulang. Akibatnya tulang melemah dan meningkatkan risiko patah tulang.5

3. Meredakan nyeri sendi

Terjadinya penurunan jumlah kolagen seiring bertambahnya usia maka juga akan berisiko terjadinya osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan peradangan kronis akibat kerusakan pada tulang rawan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan kolagen dapat mengurangi gejala osteoarthritis dan nyeri sendi.6

4. Kesehatan jantung

Kolagen memiliki peranan penting terhadap pembuluh darah yaitu mencegah  terjadinya kerusakan pembuluh darah seperti kaku, lemah atau rapuh. Hal ini merupakan salah satu pemicu terjadinya aterosklerosis hingga seragan jantung dan stroke.7

 

Penyebab Menurunnya Jumlah Kolagen Tubuh

A. Stres Oksidatif akibat gaya hidup serta perubahan hormon akibat kehamilan, dan menopause.

Stres oksidatif menggambarkan sebuah kondisi ketidak seimbangan antara radikal bebas dan antioksidan yang berfungsi dalam mempertahankan kondisi kerusakan jaringan.8,9 Kondisi ini dapat terjadi akibat gaya hidup, perubahan hormon saat kehamilan maupun saat memasuki masa menopause.

Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan penuaan kulit pada wanita. Sementara itu, senyawa yang berfungsi memicu reseptor (zat penerima sinyal) estrogen justru berpotensi menangkal penuaan. Perubahan hormon akibat kehamilan, menopause dapat meningkatkan stress oksidatif yang memicu perubahan struktural kulit.

B. Terlalu banyak tertapapar sinar matahari langsung sehingga dapat merusak kolagen kulit

Paparan sinar ultraviolet (UV) secara langsung dan dalam jangka waktu lama dapat mempercepat proses penuaan kulit. Efek paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat memecah kolagen dan merusak serat elastin yang terdapat pada lapisan kulit. Akibatnya kulit akan kehilangan kelenturannya akibat rusaknya kolagen dan elastin.10

C. Asupan vitamin C rendah

Tubuh membutuhkan vitamin C untuk memproduksi kolagen. Kekurangan vitamin C dapat menurunkan kadar kolagen tubuh sehingga dapat menyebabkan masalah pada kulit seperti kulit kering dan kasar, menghambat penyembuhan luka, sistem kekebalan tubuh menurun, kuku mudah patah,nyeri sendi hingga skorbut (sebuah kondisi jika mengalami kekurangan vitamin C yang parah dengan gejala yang muncul tubuh lemas, mual, diare, demam serta penurunan nafsu makan).11, 12

D. Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula

Makanan dan minuman tinggi gula dapat menyebabkan peradangan serta dapat merusak kolagen dan mempercepat penuaan kulit. Gula dapat menyebabkan peningkatan kortisol dan hormon stress tubuh. Sehingga dapat memicu terjadinya peradangan yang memicu munculnya jerawat, eksim, psoriasis serta rosacea.13,14

 

Suplemen Kolagen dan Protein Mana yang Lebih baik?

Suplementasi  kolagen sebenarnya aman untuk dikonsumsi oleh semua orang sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Namun, kita harus tetap memperhatikan aturan pakai serta efek samping jika diikonsumsi bersamaan dengan produk lainnya seperti jamu/herbal atau vitamin yang mungkin dapat menimbulkan risiko kesehatan. Suplementasi bukan salah satu cara untuk meningkatkan kadar kolagen, karena kolagen juga bisa didapatkan dari makan sehari-hari. 15 Makan makanan yang seimbang sangat membantu dalam menjaga jaringan otot dan tulang serta mengimbangi dengan aktivitas fisik khususnya berolahraga seperti resistance training (Menganggkat beban,push-up, sit-up, ssquat, resistance band, dll) dan weight bearing exercise (Aerobik, naik turun tangga, jogging, lari, berjalan, yoga)

 

Zat gizi yang dapat meningkakan kadar kolagen : 16,17

1. Vitamin C

Kolagen diproduksi oleh tubuh dengan menggabungkan dua asam amino dengan bantuan vitamin C. Vitamin C mampu membantu produksi kolagen dalam tuuh dan melindungi tubuh dari radikal bebas serta memperlambat penuaan dini. Vitamin C banyak terdapat pada jambu merah, stroberi, jeruk, pepaya, brokoli serta sayuran berdaun hijau.

2. Vitamin A

Vitamin A merupakan jenis antioksidan yang dapat memproduksi kolagen serta dapat mengurangi dampak dari paparan sinar matahari. Vitamin A dapat ditemukan pada tomat, wortel, susu dan produk olahannya, telur, minyak hati ikan cod, ikan dan sayuran berdaun hijau.18

3. Protein

Protein diubah oleh tubuh menjadi asam amino yang kemudian digunakan untuk membentuk jaringan tubuh dan kolagen. Protein akan banyak ditemukan pada ikan, seafood, daging, susu, keju, yoghurt, telur, kacang kedelai.19

4. Mineral

Mineral merupakan salah satu mikronutrien yang memiliki fungsi dalam memproduksi kolagen, menangkal radikal bebas, serta membantu kulit melawan bakteri. Mineral ini meliputi selenium, tembaga dan zinc yang dapat ditemukan pada makanan seperti sayuran berdaun hijau, pisang, kacang-kacangan, ikan, kentang, hati sapi, daging sapi.

5. Antosianin

Antosianin merupakan pigmen warna yang terdapat pada buah dan sayuran. Antosianin mampu meningkatka produksi kolagen tubuh. Makanan yang mengandung antosianin meliputi beri, tomat, kacang merah, anggur.20

6. Gelatin

Gelatin merupakan protein yang diperoleh dengan mengekstrak kolagen yang terbuat dari tulang rawan, tulang hewan serta kulit yang diolah dengan cara merebus selama beberapa jam yang kemudian dibiarkan menjadi dingin dan mengeras. Kerusakan jaringan ini akan menghasilkan gelatin. 21

 

Cara Mencegah Hilangnya Kolagen Tubuh

  1. Menerapkan pola hidup sehat
  2. Mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan vitamin dan antioksidan
  3. Hindari merokok
  4. Batasi makanan olahan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stres oksidatif
  5. Istirahat yang cukup, setidaknya 7-9 jam per hari
  6. Melindungi kulit dari paparsan sinar matahari langsung.

Berbagai manfaat kolagen untuk kesehatan tidak hanya dapat diperoleh dari suplementasi.  Tetapi dengan mengonsumsi cukup protein, vitamin C, vitamin D, seng dalam diet seimbang merupakan salah satu cara alternatif yang lebih murah untuk dilakukan. Dengan menggabungkan olahraga teratur juga dapat mengoptimalkan jumlah dan fungsi kolagen dalam tubuh. Meskipun menurunnya jumlah kolagen karena usia tidak dapat dihindari, namun menjalankan gaya hidup sehat dapat membantu melindungi hilangnya kolagen, menunda tanda-tanda penuaan dini serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter jika ingin mengonsumsi suplemen kolagen serta konsultasikan kepada Ahli Gizi terkait dengan asupanmu ya.

Editor: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, SKM, MKM

Dietela Quiz

Referensi

  1. Ann, Rev Biochem. Collagen Structure and Stability. PMC 2010 March 29. NIH Public Access. doi:10.1146/annurev.biochem.77.032207.120833.
  2. J Glaucoma. 2015. Biology of the Extracellular Matrix: An Overview. NIH Public Access. S20–S23. doi:10.1097/IJG.0000000000000108.
  3. Reilly, David.M; Jennifer, Lozano. Skin collagen through the lifestages: importance for skin health and beauty. Plast Aesthet Res 2021;8:2.10.20517/2347-9264.2020.153
  4. Al-Atif, Hend. Collagen Supplements for Aging and Wrinkles: A Paradigm Shift in the Fields of Dermatology and Cosmetics. Dermatol Pract Concept. 2022 Feb; 12(1): e2022018.  doi: 10.5826/dpc.1201a18
  5. König, D., et al. (2018). Specific collagen peptides improve bone mineral density and bone markers in postmenopausal women—A randomized controlled study.
    https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5793325/
  6. Eckert, T., et al. 2021. Efficacy of Chondroprotective Food Suplements Based on Collagen Hydrolysate and Compounds Isolated From Marine Organisms. Marine Drugs, 19(10),pp.542
  7. Walle, G.V.D. Healthline. 2021. Top 6 Benefit of Taking Collagen Suplements
  8. Kim, et al. 2017. The Effects of Sleep Deprivation on The Byophysical Properties of Facial Skin. Journal of Cosmetics, Dermatological Science and Applications, 7, pp.34-47
  9. Sari, Winda Puspita; Megigasari, L.Gaya; M. Galih Irianto, Nisa Karima. 2019. Managemen Topikal Anti-Aging Pada Kulit. Medula, Volume 2, Nomor 2.
  10. Rittie, Laure; Gery, J.Fisher. 2015. Natural and Sun-Induced Aging of Human Skin. Cold Spring Harb Perspect Med. 2015 Jan; 5(1): a015370. doi: 10.1101/cshperspect.a015370
  11. DePhillipo, Nicholas,N., et al. 2018. Efficacy of Vitamin C Suplementation on Collagen Synthesis and Oxidative Stress After Muscoloskeletal Injuries. The orthopeic Journal of Sports Medicine, 6(10), 2325967118804544. DOI: 10.1177/2325967118804544.
  12. Pullar, et al. 2018. High Vitamin C is Associated with Elevated Mood in Male Tertiary Students. Antioksidants.7(7),pp.91
  13. Hughes, L. WebMD.2019. Hoe does Too Much Sugar Affect Yout Body?
  14. The Healthy. Diakses pada 2023. Here’s What Happens to Your Skin When You Eat Sugar.
  15. Taylor C. Wallace & Cara L. Frankenfeld (2017) Dietary Protein Intake above the Current RDA and Bone Health: A Systematic Review and Meta-Analysis, Journal of the American College of Nutrition, 36:6, 481-496, DOI: 10.1080/07315724.2017.1322924
  16. Rhone, N. Healthline. 2018. 10 Anti-Aging Foods to Support Your 40s-and-Beyond Body.
  17. Radiance by WebMD. 2021. Nutrients for Healthy Skin
  18. Whelan, C. Healthline. 2018. The Benefits and Limits of Vitamin A for Your Skin
  19. JumpStart by WebMD.2020. Good Protein Source
  20. Wong, C. Verywell Health. 2020. What Are Anthocyanins?
  21. Kim DU, Chung HC, Choi J, Sakai Y, Lee BY. Oral intake of low-molecular-weight collagen peptide improves hydration, elasticity, and wrinkling in human skin: a randomized, double-blind, placebo-controlled study. Nutrients. 2018 Jul;10(7):826.