FAQ
Makanan untuk Kesuburan dan Program Hamil

Dijawab oleh Ahli Gizi Dietela
Ayudia Agustina Rahmaputri Annur, S.Gz, R.D.

Kesuburan dipengaruhi oleh berbagai faktor, tapi pola diet/makanan tertentu terbukti mendukung kesuburan. Kesuburan sendiri dapat memengaruhi kemampuan seseorang atau pasangan untuk mencapai kehamilan. Makanan berkaitan dengan kandungan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Pada dasarnya, semua jenis zat gizi itu yang ada di berbagai makanan itu penting untuk membantu program kehamilan baik bagi pria maupun wanita. Berikut terdapat beberapa  vitamin dan mineral yg dapat membantu untuk kesuburan seperti

Pada pria

  1. Protein → membantu memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Sumbernya dari ikan, ayam, kacang-kacangan, telur, daging
  2. Zink → membantu produksi sperma dan meningkatkan hormon testosteron serta pergerakan sperma. Sumbernya dari kerang, daging, ayam, kacang mede
  3. Vitamin A → membantu pematangan sel sperma dan meningkatkan kesuburan. Sumbernya dari wortel, ubi, mangga, asparagus
  4. Vitamin C → meningkatkan jumlah dan mobilitas sperma. Sumbernya dari strawberry, jambu, pepaya, kiwi, jeruk
  5. Vitamin E meningkatkan jumlah dan mobilitas sperma. Sumbernya dari biji-bijian, kacang-kacangan, alpukat, bayam
  6. Vitamin B12 → diperlukan oleh pria untuk meningkatkan kualitas sperma. Sumbernya dari daging, hati sapi, susu dan produk susu, unggas, dan telur
  7. Selenium → mencegah infertilitas. Sumbernya dari tuna, hati sapi, ayam

Pada wanita

  1. Asam folat → memelihara kesehatan ovarium, mendukung proses pembuahan, dan mencegah cacat tabung saraf. Sumbernya dari sayuran hijau, kacang-kacangan, brokoli
  2. Zat besi → menurunkan risiko infertilitas ovulasi dan membantu produksi sel darah merah. Sumbernya dari tuna, daging sapi, ikan, hati ayam, telur
  3. Kalsium → membantu dalam berbagai metabolisme tubuh termasuk pembentukan tulang, kontraksi otot, metabolisme enzim dan hormone, juga membantu menurunkan resiko osteoporosis saat hamil. Sumbernya susu, keju, kacang-kacangan, bayam
  4. Asam lemak omega 3 → meningkatkan kesuburan. Sumbernya dari Ikan salmon, biji-bijian, kacang almond
  5. Vitamin C → membantu mengurangi kerusakan radikal bebas yang mengganggu fungsi ovarium dan membantu penyerapan zat besi. Sumbernya dari strawberry, jambu, pepaya, kiwi, jeruk
  6. Vitamin B6 → membantu meningkatkan kesuburan pada wanita. Sumbernya dari ikan (terutama tuna), daging, unggas, telur, kentang, kacang-kacangan, wortel, brokoli, pisang

Oleh karena itu penting untuk mengonsumsi makanan yang bervariasi untuk menunjang kesuburan, dengan mengonsumsi makanan yang bervariasi maka zat gizi yang didapatkan juga akan bervariasi.

Pada dasarnya tanaman-tanaman herbal seperti jahe, kunyit, kayu manis, serai dan jeruk nipis ini memang memiliki manfaatnya masing-masing bagi tubuh, diantaranya:

  • Kunyit yang mengandung kurkumin bermanfaat sebagai antioksidan dan anti radang sehingga dapat membantu melindungi sel telur dan sperma dari kerusakan. 
  • Kunyit juga mengandung mineral penting seperti zat besi, kalsium dan kalium.  
  • Jahe memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti mengatasi radang sendi, perut kembung, dan juga nyeri saat menstruasi, pada beberapa penelitian menyebutkan jahe juga membantu meningkatkan hormon testosterone pada pria yang memiliki peranan penting dalam produksi sperma dan membantu mengurangi peradangan yang terjadi pada area reproduksi wanita. 
  • Kayu manis mengandung beberapa zat aktif yang bersifat anti radang dan antioksidan
  • Serai memiliki efek antioksidan, antimikroba, dan anti-inflamasi yang membuat tubuh terhindar dari berbagai penyakit. 
  • Jeruk nipis mengandung vitamin dan antioksidan yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

Pada intinya, belum ada penelitian lebih lanjut yang membuktikan bahwa tanaman herbal tersebut dapat meningkatkan kesuburan pada perempuan dan laki-laki. Namun, kandungan antioksidan dan anti radang pada tanaman tersebut bisa saja mendukung kesuburan dengan cara meningkatkan kualitas sel telur dan sperma dengan melindungi sel dari radikal bebas. 

Konsumsi minuman jamu/ramuan herbal tersebut masih diperbolehkan akan tetapi dengan tetap menerapkan pola hidup sehat juga dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Perlu dicatat juga bahwa apabila ingin mengkonsumsinya, pastikan juga untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau Ahli Gizi agar tidak ada masalah pada tubuh. Dietela memiliki program Body for Baby untuk calon ibu dan calon ayah yang ingin mempersiapkan kehamilan, manajemen pola makan saat hamil atau menyusui

Untuk meningkatkan kesuburan baik pada pria maupun wanita agar cepat hamil tentunya perlu memperhatikan asupan gizi dari makanan dan minuman. Salah satunya dengan rutin mengonsumsi produk susu dan olahannya yang dinilai dapat meningkatkan kesuburan. Rutin konsumsi produk susu dan olahannya untuk program hamil, mungkin saja menjadi salah satu faktor yang bisa membantu meningkatkan kesuburan. Kandungan protein dalam susu dan olahannya dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan dalam pembentukan hormon. Susu dan olahannya ini dapat dikonsumsi oleh pasangan yang sedang mempersiapkan kehamilan karena susu merupakan sumber kalsium, protein, vitamin D, fosfor, serta vitamin dan mineral penting lainnya.

Tidak jarang juga orang mengonsumsi susu hamil untuk mempersiapkan kehamilannya (belum hamil), sebetulnya susu hamil ini boleh-boleh saja dikonsumsi orang yang belum hamil, karena kandungan pada susu hamil ini sudah difortifikasi sedemikian rupa untuk melengkapi kebutuhan gizi wanita yang sedang hamil dengan adanya tambahan mineral asam folat, zat besi, dan asam lemak esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan janin. Meskipun semua zat gizi ini hanya diperuntukkan bagi janin, tetapi boleh saja mengonsumsinya sebelum kehamilan. Namun pada dasarnya, susu hamil maupun susu biasa hanya bersifat sebagai pelengkap/penunjang saja, bukan sebagai sumber gizi utama yang bisa meningkatkan kesuburan. Sebab yang utama adalah menerapkan pola makan dan pola hidup sehat.

Banyak anggapan yang beredar bahwa konsumsi kedelai dikaitkan dengan penurunan kesuburan karena kandungan isoflavon yang terkandung di dalamnya. Di Indonesia, kedelai merupakan komoditas pangan terpenting sebagai sumber protein berkualitas tinggi dengan kandungan lemak jenuh yang rendah dan sumber serat. Kedelai banyak diproduksi dengan olahan fermentasi, non-fermentasi, dan fortifikasi. Isoflavon merupakan kelompok  fitoestrogen   yang   struktur   kimianya mirip dengan estrogen di dalam tubuh, hanya  saja  diproduksi  dari  tumbuhan. Fitoestrogen memiliki   khasiat   yang   sama   dengan hormon estrogen dan dapat berinteraksi  dengan  reseptor  estrogen. Kandungan isoflavon ini diketahui dapat menghambat enzim yang digunakan untuk mensintesis testosteron, akibatnya terjadi penurunan kadar testosterone pada sel Leydig yang dapat  menyebabkan penurunan kualitas sperma. Ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi makanan tinggi isoflavon memiliki hubungan  terhadap rendahnya jumlah sperma. 

Sehingga sebetulnya konsumsi kedelai memang dapat mempengaruhi kesuburan terutama pada pria, akan tetapi bukan berarti tidak boleh konsumsi olahan kedelai sama sekali. Jika ingin mengonsumsi kedelai, cukup mengonsumsinya 20-40 gram/hari agar tetap mendapatkan manfaat dari kedelai untuk kesehatan tanpa memberikan efek samping terhadap kesuburan.  Jangan lupa juga untuk tetap variasikan makanan yang dikonsumsi dengan sumber protein lain dari kedelai seperti kacang-kacangan jenis lainnya dan protein hewani.

Seringkali, kacang-kacangan seperti almond, mede, dan kacang tanah dikaitkan dengan tingkat kesuburan seseorang karena manfaat yang terkandung di dalamnya. Kacang-kacangan merupakan salah satu makanan sumber protein yang seringkali dijadikan sebagai camilan untuk menemani aktivitas sehari-hari. Kacang merupakan camilan sehat yang baik dikonsumsi karena selain mengandung protein, juga mengandung serat tinggi dan sumber vitamin mineral lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Seperti kacang tanah yang mengandung vitamin E, asam folat, protein, mangan, biotin, serat, magnesium, lemak tak jenuh tunggal, serta kaya akan antioksidan. Kacang tanah ini dapat dijadikan makanan tambahan yang bagus untuk meningkatkan kesuburan. Kemudian kacang almond mengandung lemak tak jenuh tunggal dalam jumlah tinggi dan bebas kolesterol, kacang almond juga kaya akan nutrisi penting untuk sistem reproduksi termasuk zinc, L-arginin, dan vitamin E (antioksidan kuat). Vitamin E dapat membantu meningkatkan kualitas dan mobilitas sperma pada pria, sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan tujuh kacang almond sehari dapat meningkatkan kualitas sperma. Pada wanita, vitamin E dapat membantu mengatur produksi lendir serviks, yang penting untuk pembuahan. Selain itu kacang mede mengandung zinc dalam jumlah tinggi serta mineral yang penting untuk produksi sperma yang sehat. Zinc sendiri telah terbukti meningkatkan kadar testosterone sehingga membantu meningkatkan jumlah sperma dan meningkatkan motilitas sperma. Selain itu, kacang mede merupakan sumber lemak sehat yang dapat mengurangi peradangan pada tubuh sehingga dapat berdampak positif pada kesehatan reproduksi secara keseluruhan. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun kacang-kacangan ini dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam pola makan sehat untuk kesuburan, namun tidak boleh diandalkan sebagai satu-satunya solusi, sehingga tetap perlu menjaga pola makan seimbang dan berolahraga teratur.

Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan bagi pasangan yang sedang menjalankan program hamil. Salah satu penerapan pola makan yang seimbang adalah dengan mengonsumsi berbagai jenis buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayur memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan, terutama kesehatan reproduksi. Buah dan sayuran mengandung berbagai vitamin dan mineral serta antioksidan dan fitokimia yang berguna menangkal radikal bebas. Bahaya paparan radikal bebas salah satunya dapat memengaruhi kualitas ovum dan sperma, serta organ reproduksi lainnya. 

Dengan mengonsumsi berbagai jenis buah dan sayuran yang bervariasi dan berwarna-warni maka akan semakin bervariasi juga zat gizi yang didapatkan. Namun banyak dari kita sering mendengar bahwa jenis sayuran tauge/kecambah yang paling banyak dikaitkan dengan kesuburan terutama bagi pria. Tidak jarang, pasangan suami istri yang sedang menjalani program hamil mengonsumsi tauge sebagai salah satu bentuk ikhtiar mereka.  Toge memang kaya akan vitamin E, yang mana Vitamin E ini berfungsi untuk meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Namun, tidak hanya vitamin E yang dibutuhkan sperma melainkan juga vitamin A, vitamin C, zinc, selenium, dan banyak mikronutrien lain yang dibutuhkan sperma. Jadi sebetulnya tauge memang cukup baik karena kandungannya yang tinggi vitamin E tetapi bukan berarti harus konsumsi tauge saja untuk meningkatkan kesuburan namun tetap perlu divariasikan dengan jenis sayuran yang lain untuk mendapatkan zat gizi yang lebih bervariasi. Memadu-padankan menu sayur dan buah harian akan lebih mudah jika kamu telah memiliki rencana makan atau meal plan.

Banyak rumor beredar di masyarakat yang menghubungkan konsumsi madu dan kurma/sari kurma dengan kesuburan seseorang. Apabila dilihat dari segi kandungan gizinya, kurma mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh seperti kalium, magnesium, seng, kalsium, zat besi, vitamin B6 dan asam folat. Kurma juga kaya akan antioksidannya sehingga kurma dianggap sebagai pengobatan fungsional untuk mengurangi risiko infertilitas. Pada pria, konsumsi kurma memiliki efek pada parameter reproduksi terkait motilitas, jumlah, serta kelangsungan hidup sperma; sedangkan pada wanita konsumsi kurma membantu meningkatkan kesuburan wanita dengan menunjukkan adanya efek yang meyakinkan pada parameter reproduksi termasuk proses oogenesis, penguatan oosit dan regulasi hormone. Kurma juga dapat membantu mengurangi efek hormon estrogen pada wanita. Oleh karena itu, hal ini juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas telur yang disimpan.

Madu juga berperan penting sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri. Madu mengandung fruktosa, glukosa, protein, vitamin C dan B, dan mineral penting seperti magnesium, kalium, fosfor, zat besi, hingga kalsium. Kandungan nutrisi dan antioksidan madu yang tinggi ini dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan termasuk juga meningkatkan kesuburan baik pada pria maupun wanita. Suatu penelitian telah menemukan bahwa antioksidan dapat mencegah kerusakan sperma dan sel telur seta meningkatkan kesehatan sperma dan sel telur. Namun, perlu diperhatikan bahwa madu mengandung fruktosa yang cukup tinggi, terutama saat menjalankan program hamil jenis-jenis gula yang terkandung dalam makanan/minuman perlu diperhatikan, karena konsumsi fruktosa berlebihan memicu efek negatif untuk kesehatan, sehingga konsumsinya pun perlu diperhatikan.

Saat menjalani program hamil maka kondisi tubuh pria dan wanita harus dalam keadaan sehat agar tingkat keberhasilan program hamil memiliki peluang yang tinggi. Salah satu yang dapat menunjang tingkat keberhasilan program hamil adalah dengan memenuhi asupan vitamin dan mineral yang cukup. Vitamin untuk program hamil dapat ditemukan melalui makanan atau suplementasi tambahan. Terdapat literatur yang menunjukkan bahwa suplementasi sebelum konsepsi dapat membantu mengembalikan status mikronutrien ke tingkat yang direkomendasikan dan mengurangi stres oksidatif. Dalam beberapa literatur menyebutkan bahwa suplementasi mempunyai dampak yang kecil namun bermanfaat terhadap kesuburan baik wanita maupun pria dalam meningkatkan peluang untuk hamil. Namun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui efek secara langsung dari suplementasi terhadap peningkatan kesuburan. Selain itu, di Indonesia saat ini untuk pemberian preskripsi obat dan suplemen yang bukan generic (seperti asam folat, vitamin D) adalah wewenang dari dokter, sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter

Banyak orang beranggapan bahwa konsumsi kafein dapat mempengaruhi kesuburan dan menghambat proses kehamilan. Sebetulnya sampai saat ini masih belum ada penelitian yg secara signifikan membuktikan bahwa kafein dapat menurunkan tingkat kesuburan. Namun, ada penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah yg berlebih dapat menghambat kehamilan, berlebih yang dimaksud ini adalah >2 cangkir per hari. Sebetulnya secara umum, efek samping dari kelebihan konsumsi kafein sendiri adalah insomnia, buang air kecil berlebihan, dehidrasi, masalah pada sistem pencernaan, dan aritmia. Namun, terlepas dari benar/tidaknya pernyataan di atas, ada baiknya apabila tetap memperhatikan jumlah kafein yang dikonsumsi dalam sehari agar tidak terjadi efek samping yang mempengaruhi kesuburan. Karena pada dasarnya yang dapat menghambat kehamilan bukan hanya disebabkan dari satu jenis minuman/makanan saja tetapi dari keseluruhan pola makan dan gaya hidup seseorang


Pada intinya, untuk meningkatkan kesuburan melalui makanan, kita memerlukan meal plan khusus kesuburan, bukan hanya bagi calon ibu, melainkan juga calon ayah. Cari tahu lebih lanjut dengan konsultasi bersama ahli gizi Dietela, gratis!