Mari Kenalan dengan Senyawa Antigizi (Antinutrient)

Sumber gambar: Freepik

Tahukah kamu, kalau teh sebaiknya tidak dikonsumsi langsung sehabis makan? Hal itu karena teh mengandung zat anti-gizi yang bisa mengganggu penyerapan zat besi yang terkandung dalam makanan. Wah, kira-kira makanan atau minuman apa lagi ya yang mengandung senyawa antigizi? Bagaimana kita mengurangi senyawa antigizi di dalam makanan? Mari kita kupas lebih lanjut.

Apa itu senyawa antigizi (antinutrient)?

Antigizi adalah senyawa yang dapat mengganggu penyerapan zat gizi di dalam tubuh manusia.1 Senyawa tersebut secara alami terkandung di dalam bahan pangan.2 Pada tumbuhan, antigizi sebenarnya memiliki manfaat, yaitu sebagai mekanisme pertahanan dari mikroba dan serangga.3 Namun bagi manusia, senyawa antigizi dapat menganggu pemenuhan kebutuhan zat gizi.

Bahan makanan yang mengandung antigizi (antinutrient) dan dampak konsumsinya dalam  penyerapan zat gizi

Secara umum senyawa antigizi dapat ditemukan pada berbagai bahan pangan nabati. Senyawa ini memiliki  dampak negatif dalam penyerapan zat gizi di dalam tubuh.2,4–8

Senyawa antigiziBahan makanan yang mengandung antigiziDampak bagi penyerapan zat gizi dalam tubuh
LectinPolong-polongan, biji serealia, biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, sayur-sayuranMengganggu penyerapan kalsium, zat besi, fosfor, dan seng
OksalatBayam, buah bit, kacang-kacangan, polong-polongan, biji serealia, ubi, kentang, the, cokelatDapat menghalangi penyerapan kalsium dan zat besi
Fitat (IP6)Polong-polongan, produk kedelai, biji serealia, quinoa, kacang-kacangan, biji-bijianDapat menghalangi penyerapan zat besi, seng, kalsium, dan magnesium
GoitrogenSayuran kelompok brassica (termasuk kol, brokoli, kembang kol, bok coy, lobak), singkongMenghalangi penyerapan yodium
TanninTeh, kopi, kokoa, anggur, buah beri, apel, kacang-kacangan, biji padi-padian utuhMenghalangi penyerapan zat besi

Memangnya seberapa banyak senyawa antigizi mengurangi pernyerapan zat gizi?

Sebenarnya, sensitivitas setiap orang terhadap senyawa antigizi berbeda-beda. Kandungan antigizi dalam setiap makanan pun bervariasi. Namun sebagai gambaran, diperkirakan seseorang perlu mengonsumsi lebih dari 8 takaran saji bayam untuk menyerap kalsium setara dengan 1 takaran saji susu. Hal tersebut karena bayam mengandung oksalat yang dapat menghalangi penyerapan kalsium.6

Cara mengurangi kandungan senyawa antigizi (antinutrient) dalam makanan

Secara umum mengolah bahan makanan merupakan cara yang paling mudah untuk menurunkan kandungan senyawa antigizi. Misalkan pada polong-polongan, perlakuan membilas dan merendam polong-polongan sebelum dimasak mengurangi kandungan zat antigizi di dalamnya. Proses memasak dapat menonaktifkan sebagian besar zat antigizi.8

Berikut merupakan beberapa cara pengolahan makanan yang dapat mengurangi kandungan senyawa antigizi 4

Senyawa antigiziPengolahan makanan yang mengurangi antigizi
LectinMerendam, merebus, fermentasi, menumbuhkan menjadi kecambah
OksalatMerendam, merebus, mengukus, mengombinasikan dengan makanan berkalsium tinggi
Fitat (IP6)Merendam, merebus, fermentasi, menumbuhkan menjadi kecambah
GoitrogenMerebus, mengukus
TanninMemasak, mengupas kulit buah dan kacang

Meskipun secara umum  proses pengolahan makanan akan mengurangi senyawa antigizi dalam makanan, tetapi ada pula teknik pengolahan makanan yang dapat meningkatkan senyawa antigizi, yaitu teknik pemanggangan. Memanggang makanan dapat meningkatkan kandungan lectin dan oksalat.4

Jadi kita sekarang sudah lebih mengenal apa itu senyawa antigizi dan bagaimana cara menguranginya dalam bahan makanan. Di artikel berikutnya kita akan mengupas tentang apa itu fitokimia, zat yang sering dipopulerkan bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit.

Editor: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, SKM, MKM

Body goals

Referensi:

  1. Caballero B, Finglas PM, Toldrá F (eds). Encyclopedia of Food and Health. Massachusetts: Academic Press, 2016.
  2. Harvard T.H. Chan School of Public Health. Are anti-nutrients harmful?, https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/anti-nutrients/ (accessed 21 October 2022).
  3. Nath H, Samtiya M, Dhewa T. Beneficial attributes and adverse effects of major plant-based foods anti-nutrients on health: A review. Hum Nutr Metab 2022; 28: 200147.
  4. Petroski W, Minich DM. Is There Such a Thing as “Anti-Nutrients”? A Narrative Review of Perceived Problematic Plant Compounds. Nutrients 2020; 12: 1–32.
  5. Smolin LA, Grosvenor MB, Gurfinkel D. Nutrition: Science and Applications. 2nd ed. Ontario:  John Wiley & Sons Canada, 2015.
  6. Wardlaw GM. Contemporary nutrition: a functional approach. 2nd ed. New York: McGraw-Hill Education, 2012.
  7. Whitney E, Rolfes SR. Understanding nutrition. 15th ed. Boston: Cengage Learning, 2019.
  8. Mann J, Truswell AS (eds). Essentials of human nutrition. 4th ed. Oxford: Oxford University Press, 2012.